Pemerhati-ku

Selasa, 08 Maret 2011

Kepada Desi

Aku selalu bertanya
Hidupku ini untuk apa
Dan jika bermakna, apakah artinya pesan

Perlahan, aku membuka jendela hati
Sekian lama tertutup dan akan berakhir membeku
Hangatnya membuatku semakin tersenyum
Kaupun turut tersenyum

Aku paham
Hadirmu tidak memberi banyak arti
Tapi hadirmu memberiku banyak hati

Dengan cahyamu, kau usap aku
Dengan hangatmu, kau bangunkan aku

Bolehkan aku menyebutmu mentariku
Atau jika kau tidak keberatan
Ijinkan aku memanggilmu istri-ku

Sudah lama tidak kurasakan kehangatan yang penuh cinta ini
Biasanya hanya pelukan tanpa rasa
Hanya sekedar pelukan yang berujung duka

Istriku
Aku ternyata mampu mencintaimu

Istriku
Aku mohon kau jangan tingalkan aku

Istriku
Ku serahkan hidupku untukmu


Mungil, 8/2/11



KAYSER SOZE

Tidak ada komentar: